8 Kebiasaan Buruk yang Bikin Jatuh Miskin

PebisnisMuslim.Com, Jakarta - Apakah Anda pernah merasa bingung kemana habisnya uangyang digunakan selama ini?. Apa yang sebenarnya Anda lakukan hingga uang tersebut habis bahkan sebelum akhir bulan?. Kalau iya, artikel ini mungkin dapat menjawab permasalahan Anda.
Uang Anda yang terus menerus habis ternyata dapat disebabkan karena kebiasaan buruk yang selama ini dilakukan. Lalu kebiasaan apa saja yang harus Anda segera hilangkan agar mampu dapat lebih baik mengatur keuangan yang selama ini Anda miliki.

Dilansir dari laman Lifehacks.org, Sabtu (22/8/2015), berikut adalah 8 kebiasaan buruk yang dapat selalu membuat Anda jatuh miskin meski dengan penghasilan yang cukup:
Belanja lebih besar dari penghasilan
Tidak ada salahnya meningkatkan taraf hidup yang Anda miliki selagi Anda mampu. Namun, jika Anda merupakan orang yang terus menerus menghabiskan uang Anda, Anda mungkin akan menghadapi situasi sulit sebentar lagi. Terus menerus meningkatkan pengeluaran seiring bertambahnya pemasukan Anda, hal tersebut akan berdampak pada sulitnya Anda menyisihkan uang untuk menabung.
Cobalah untuk tetap menjaga pengeluaran Anda pada level yang konstan sembari mencari cara untuk meningkatkan pengeluaran Anda. Dengan begitu Anda akan mampu mencari jalan menuju sukses.
Terlalu fokus pada masa kini dan tidak mempedulikan masa depan
Biasanya, ketika orang berhadapan dengan masalah yang sulit, mereka memilih untuk tidak mempedulikannya. Hal tersebut merupakan awal dari bencana. Hal yang sama juga dapat terjadi dengan keuangan Anda. Pada umumnya, orang-orang cenderung terlalu focus dengan hidup yang kini mereka sedang jalani tanpa berpikir panjang mengenai masa depan mereka.
Mau tidak mau, Anda harus tetap memikirkan masa depan terutama ketika membuat keputusan finansial penting.
Berpikir sekarang merupakan waktu yang terlalu dini untuk menabung
Ketika muda, sangat mudah untuk memanjakan diri Anda dengan berbagai barang yang mudah dibeli dengan uang. Hal itu mengakibatkan beberapa orang menjadi meremehkan prioritas mereka menabung.
Mereka berpikir bahwa sekarang merupakan waktu yang terlalu dini untuk menabung, padahal tidak sama sekali. Menabung merupakan perkara penting, dan tidak ada konsep terlalu dini untuk memulai menabung.
Mulailah menabung sekarang. Faktanya, para ahli mengemukakan bahwa Anda seharusnya memulai menabung sebelum Anda memulai untuk menikmati penghasilan Anda.
Tidak mencatat pengeluaran
Kita mungkin berpikir bahwa kita mengetahui kemana perginya uang kita selama ini. Faktanya, hal tersebut tidaklah benar. Kita mungkin tahu apa saja pengeluaran terbesar kita, namun biasanya pengeluaran keccil-kecil justru lebih banyak menghabiskan pendapatan Anda dibandingkan dengan pengeluaran yang besar.
Salah satu hal yang dapat Anda lakukan adalah memiliki jurnal yang dapat menjadi catatan semua pengeluaran Anda selama ini. Hal tersebut akan membuat pengaruh yang besar terhadap bagaimana Anda melihat pemasukan yang selama ini Anda miliki.
Tidak membuat anggaran
Anda sudah mengumpulkan semua tanda terima dari setiap pengeluaran yang Anda lakukan, menyimpan semuanya dengan rapi serta mencatat untuk apa saja pemasukan selama ini Anda habiskan.
Namun, Anda tetap saja merasa sulit untuk menabung. Anda ternyata melewatkan satu hal yang sebenarnya Anda harus lakukan sebelum memulai semuanya. Ya, membuat budget atau anggaran. Anda harus mengetahui berapa anggaran yang ingin Anda keluarkan untuk setiap kebutuhan tertentu.
Dengan adanya daftar anggaran ini, Anda akan mampu untuk dapat terus mengikuti rencana yang selama ini sudah dibuat.
Mengabaikan hutang
Untuk sebagian besar orang di dunia saat ini, inflasi memakan sebagian besar porsi dari keuangan yang mereka miliki. Hal ini sangat menyakitkan memang untuk sulit keluar dari siklus yang tidak berujung ini dan mengakibatkan sulitnya untuk menabung
Oleh karena itu, membayar hutang merupakan prioritas utama Anda. Cobalah membuat sebuah rencana tentang ini dan tetap ikuti aturannya. Hal ini akan membantu Anda untuk mengatur keuangan Anda lebih baik.
Terus menerus membeli barang elektronik baru
Kemajuan teknologi akan selalu berkembang dengan pesat, Hal ini tidak akan berujung. Terus menerus membeli barang elektronik baru dikarenakan adanya barang elektronik baru di pasaran akan merugikan Anda.
Sumber: Liputan6
Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

PebisnisMuslim.com adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar