'Amankan Dana Brancless Banking, Usaha Riil Harus Hidup'

PebisnisMuslim.Com, Jakarta - Usaha riil di Kawasan Timur dan pelosok harus digerakkan jika ada kekhawatiran dana masyarakat dari layanan perbankan nirkantor (branchless banking) berpindah ke kota-kota besar atau korporasi. Dengan begitu, permintaan kredit akan tumbuh dan ekonomi masyarakat akan hidup.

Guru Besar Ekonomi Islam IPB Hermanto Siregar mengatakan, desa menang sering tidak dipersiapkan untuk menegahi back wash effect(dana desa tertarik ke kota dan tidak bisa dimanfaatkan desa).

"Kalau ekonomi desa tumbuh, permintaan kredit juga tumbuh. Kalau tidak ada usaha riil, uang lari ke kota," kata Hermanto dalam Seminar Laku Pandai untuk Keuangan Inklusif, Kamis (10/9).

Untuk pembangunan desa, perlu disiapkan kegiatan ekomi riil. Ini bisa dimulai juga dengan pengenalan menabung. "Kalau sudah bisa menabunt dan bisnis riil berkembang, kredit tumbuh," ungkap dia.

Permintaan kredit bisa diinisiasi pembangunan desa oleh pemerintah daerah. Sebab permintaan kredit adalah turunan dari kegiatan usaha. Belum lagi ada dana desa yang membuat uang di desa makin besar.

Di tahap selanjutnya, barulah siapkan pengembangan LKM, BPD, dan BPR. BPD juga harus ditumbuhkan kepeduliannya. "Kepedulian dan pemahaman bank soal tujuan utama inklusi keuangan harus sama. Bahaya kalau mereka hanya memikirkan bisnis murni," kata Hermanto.
Sumber: ROL
Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

PebisnisMuslim.com adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar