Anggaran Bank BPD Syariah Kurang, Pemprov Siap Suntik Rp500 Miliar


Makassar - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap menambah modal Rp500 Miliar untuk membentuk Bank Syariah yang merupakan Unit Usaha Bank Pemerintah Daerah (BPD) Sulselbar yang dimiliki saat ini.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, mengungkapkan, dalam laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VI Wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua, unit usaha syariah yang dimiliki BPD harus dipisahkan berdasarkan aturan perbankan tahun 2008.

"Untuk menjadi BPD Syariah butuh modal sekitar Rp500 Miliar. Bank Sulsel Syariah, salah satu yang diharapkan perbankan. Dan BPD harus bisa tumbuhkan Bank Syariah dan hanya Sulsel yang punya modal Rp100 miliar. Sisanya Rp400 miliar itu tidak sulit akan didorong dengan APBD," tegas SYL, Minggu (10/9/2017).

Bahkan menurut SYL, jika OJK menjadikan Bank Syariah di Sulsel sebagai pilot project, pemprov tidak sungkan menggelontorkan dana APBD, dimana Sulsel juga telah memiliki dana obligasi yang bisa mencapai Rp3 triliun.

Berdasarkan laporan OJK, perputaran ekonomi berlangsung cepat di Sulsel. Jika sebelumnya kredit perbankan lebih banyak lari ke sektor konsumtif, saat ini kredit tersebut dominan ke sektor produktif.

Ekonomi Suslel sendiri diklaim sehat dengan angka 52 persen kredit yang dikeluarkan ke produktif, dimana sebelumnya hampir 70 persen konsumtif. []
Sumber: Kabar News
Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

PebisnisMuslim.com adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar