UNVR & TLKM Tertekan, Indeks Saham Syariah Ditutup Melemah

 JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Rabu (8/8/2018).
JII ditutup melemah 0,38% atau 2,54 poin di level 666,53, setelah dibuka dengan penguatan 0,40% atau 2,71 poin di level 671,78. Pada perdagangan Selasa (7/8), JII berakhir melemah 0,53% atau 3,53 poin di posisi 669,07.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang melemah 1,26% menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII pada akhir perdagangan hari ini, diikuti saham TLKM (-0,84%) dan SMGR (-3,91%).Berdasarkan data Bloomberg, indeks syariah bergerak di level 664,10-672,80 sepanjang perdagangan hari ini. Sebanyak 25 saham menguat, 4 saham melemah, dan 1 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat hanya 0,06% atau 3,58 poin di level 6.094,83, setelah dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,32% atau 19,59 poin di level 6.110,84 pagi tadi.
Adapun pada perdagangan Selasa (7/8), indeks berakhir melemah 0,16% atau 9,88 poin di level 6.091,25.
Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran level 6.081,63 – 6.117,29. Dari 598 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 180 saham menguat, 206 saham melemah, dan 212 saham stagnan.
Berdasarkan data Bloomberg, lima dari sembilan indeks sektoral IHSG ditutup di zona hijau, dengan dorongan utama dari sektor pertanian yang menguat 4,06%, disusul sektor industri dasar yang naik 1,6%.
Sementara itu, empat sektor lainnya ditutup melemah, didorong sektor konsumer yang melemah 1,43% dan sektor properti yang turun 0,89%.
Saham-saham syariah yang menekan indeks JII (Tgl. 8/8/18):
Kode
(%)
UNVR
-1,26
TLKM
-0,84
SMGR
-3,91
BSDE
-5,62

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII (Tgl. 8/8/18) :
Kode
(%)
TPIA
+4,41
PGAS
+5,06
ASII
+0,68
LPPF
+4,00



Sumber  : Bisnis.com
Share on Google Plus

About PebisnisMuslim.com

PebisnisMuslim.com adalah situs informasi bisnis dan ekonomi Islam yang dikelola oleh Pebisnis Muslim Group.

0 komentar:

Posting Komentar